MUSI RAWAS UTARA, BERITAANDALAS.COM – Bupati Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), H. Devi Suhartoni, melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Elvandary, secara resmi membuka forum konsultasi publik rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Muratara tahun 2027, bertempat di Aula Bappenda Kabupaten Muratara, Rabu (28/1/2026).
Dalam sambutannya, Elvandary menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah menghadiri forum konsultasi publik tersebut.
“Saya mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada bapak dan ibu yang telah berkenan hadir dalam forum konsultasi publik rancangan awal RKPD Kabupaten Muratara tahun 2027,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pelaksanaan forum ini mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 86 Tahun 2017 tentang tata cara perencanaan, pengendalian, dan evaluasi pembangunan daerah. Pada Pasal 80 Ayat (1) disebutkan bahwa rancangan awal RKPD dibahas bersama kepala perangkat daerah dan pemangku kepentingan dalam forum konsultasi publik untuk memperoleh masukan dan saran penyempurnaan.
“Forum konsultasi publik RKPD ini merupakan salah satu tahapan penting dalam merumuskan rencana pembangunan tahunan dengan pendekatan partisipatif, yaitu melibatkan seluruh kepala perangkat daerah serta para pemangku kepentingan dari unsur pemerintah dan masyarakat,” kata Elvandary.
Lebih lanjut, Elvandary menyampaikan bahwa tahun 2027 merupakan tahun ketiga dalam pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 dengan visi pembangunan ‘Muratara ILUK’ yang diusung oleh Bupati H. Devi Suhartoni dan Wakil Bupati H. Junius Wahyudi.
Secara harfiah, dalam bahasa daerah setempat, iluk berarti elok, indah, bagus, atau cantik. Sebagai akronim, Muratara ILUK memiliki makna Indah, yaitu mewujudkan Kabupaten Muratara yang tertata secara fisik, memiliki lingkungan yang asri, dan pemandangan alam yang menarik. Luwes, mencerminkan pemerintahan yang fleksibel, ramah, dan responsif dalam melayani masyarakat. Untuk Kebersamaan, mengedepankan persatuan dan sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun daerah.
Dengan visi tersebut, diharapkan program-program unggulan daerah dapat berjalan optimal hingga Tahun 2027, khususnya dalam pengembangan sektor pertanian, industri, dan pariwisata.
Berdasarkan isu-isu strategis daerah serta mengacu pada prioritas nasional dan Provinsi Sumatera Selatan, Pemerintah Kabupaten Muratara menetapkan beberapa prioritas pembangunan tahun 2027. Diantaranya, peningkatan produksi dan produktivitas sektor unggulan industri, perdagangan, dan pariwisata sebagai upaya meningkatkan nilai tambah dan daya saing daerah secara berkelanjutan.
Selain itu, penguatan hilirisasi komoditas unggulan juga menjadi fokus pemerintah daerah melalui pengelolaan pascapanen, penguatan industri berbasis komunitas, serta perluasan akses pasar.
Pemerintah daerah juga berkomitmen meningkatkan pemerataan infrastruktur guna mendukung pertumbuhan ekonomi, memperlancar konektivitas antarwilayah, serta memperluas akses layanan ekonomi bagi masyarakat.
“Promosi potensi daerah dan peluang investasi juga menjadi langkah strategis dalam memperkenalkan keunggulan sumber daya, kemudahan berusaha, serta prospek pengembangan wilayah untuk menarik minat investor dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan,” pungkasnya. (Sin)



































