Beranda Nasional Kepala Biro Humas dan Protokol Kementerian ATR/BPN: Strategi Komunikasi Kunci Bangun Kepercayaan...

Kepala Biro Humas dan Protokol Kementerian ATR/BPN: Strategi Komunikasi Kunci Bangun Kepercayaan Publik

86
0
BERBAGI

CIKEAS, BERITAANDALAS.COM – Hubungan Masyarakat (Humas) memegang peran penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Kepala Biro Humas dan Protokol, Harison Mocodompis, menegaskan bahwa di samping tugas teknis di bidang pertanahan dan tata ruang, peran Humas adalah merancang strategi komunikasi yang mampu menerjemahkan program-program kementerian ke dalam narasi yang mudah dipahami masyarakat.

“Perbedaan bahasa dan kultur harus menjadi bagian dari strategi komunikasi. Tujuannya agar pesan yang disampaikan selaras dengan yang diterima masyarakat, sehingga mereka bisa memahami, menjalankan, dan merasakan manfaat dari program-program ATR/BPN. Banyak program yang layak untuk diceritakan,” ujar Harison saat menyampaikan materi dalam pelatihan strategi komunikasi dilingkungan Kementerian ATR/BPN yang berlangsung di BPSDM, Cikeas, Rabu (21/5/2025).

Ia menambahkan, peran Humas semakin penting setelah berbagai program bermanfaat dijalankan oleh kementerian.

“Kalau ingin masyarakat tahu bagusnya program kita, mereka harus dilibatkan. Partisipasi publik sangat penting dalam membangun kepercayaan,” tegasnya.

Menurut Harison, pelibatan masyarakat dan pembukaan ruang partisipasi dalam proses komunikasi akan mempermudah tugas Humas.

Dihadapan 25 peserta pelatihan yang berasal dari berbagai satuan kerja ATR/BPN, ia mengimbau agar terus memperkuat hubungan dengan publik serta mitra strategis, seperti PPAT, lembaga non-profit, dan institusi pendidikan.

Ia menekankan bahwa strategi komunikasi menjadi semakin krusial karena masyarakat kini lebih kritis, terutama dalam isu-isu pertanahan dan tata ruang yang langsung bersentuhan dengan kepentingan publik. Oleh karena itu, strategi yang disusun harus terukur, responsif, dan relevan dengan dinamika di lapangan.

Senada dengan Harison, Albenna Reevo, Strategic Communication & Narrative Advisor Personal PCO yang juga menjadi pemateri dalam pelatihan ini, menyampaikan bahwa bidang Humas bersifat dinamis, termasuk strategi komunikasi yang digunakan.

“Strategi komunikasi tidak harus kaku, yang penting efektif. Ia dianggap berhasil jika mampu menyampaikan alasan mendasar (the why) kepada publik. Urgensinya harus bisa dipahami,” jelas Albenna.

Ia menambahkan, strategi komunikasi yang baik berangkat dari pemahaman atas isu-isu yang relevan dengan kondisi masyarakat.

“Kita harus peka terhadap masalah di lapangan, melihat, mendengar, dan berpikir sebelum menentukan strategi dan output komunikasi,” pungkasnya.

Pelatihan ini dibuka oleh Plt. Sekretaris BPSDM, Einstein Al Makarima Mohammad, yang hadir mewakili Kepala BPSDM, Agustyarsyah. Kegiatan juga dihadiri sejumlah pejabat administrator, pengawas, dan fungsional di lingkungan Kementerian ATR/BPN. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here