PALEMBANG, BERITAANDALAS.COM – Politeknik Akamigas Palembang menggelar kuliah umum bertema ‘Implementasi Artificial Intelligence di Bidang Industri Migas’, bertempat di aula utama kampus, Jumat (28/11/2025).
Kegiatan ini menghadirkan Rully Beriandi selaku HSSE AI & Digitalization System Specialist pada Proyek ADNOC, yang juga merupakan alumni angkatan 2012.
Kuliah umum tersebut dihadiri oleh pimpinan kampus, para dosen, serta mahasiswa dari lima program studi. Acara ini bertujuan memberikan wawasan mengenai perkembangan teknologi terbaru, khususnya pemanfaatan kecerdasan buatan di industri migas, serta memotivasi mahasiswa agar siap menghadapi transformasi energi masa depan.
Wakil Direktur Bidang Akademik M. Ikbal Aziz SE M.Si saat membuka kegiatan menegaskan, bahwa industri migas saat ini berada dalam gelombang besar transformasi berbasis teknologi.
“Artificial intelligence bukan lagi sekadar tren, tetapi kebutuhan mutlak di industri energi. Kami berharap kuliah umum ini memberi wawasan dan motivasi bagi mahasiswa agar mampu bersaing di era baru,” ujarnya.
Acara dipandu oleh Ir. H. Ekariza MM, yang mengarahkan jalannya diskusi dengan ringan namun tetap fokus sehingga suasana akademik terasa hidup dan interaktif.
Dalam pemaparannya, Rully Beriandi menjelaskan integrasi AI dalam berbagai lini operasi migas, mulai dari keselamatan kerja hingga efisiensi produksi. Ia menyampaikan sejumlah penerapan teknologi diantaranya:
- Machine learning untuk mendeteksi potensi kecelakaan lebih dini.
- AI-based monitoring yang meningkatkan ketelitian pengawasan area berbahaya.
- Analitik cerdas, automasi data, dan digital twin yang mempercepat pengambilan keputusan.
- Integrasi AI yang membantu menekan biaya operasional dan meningkatkan produktivitas.
Selain memaparkan materi teknis, Rully juga berbagi perjalanan kariernya sebagai alumni yang kini berkiprah di level internasional.
“Saya berdiri disini bukan hanya sebagai praktisi AI, tetapi sebagai bukti bahwa lulusan Politeknik Akamigas Palembang mampu bersaing di panggung global. Kuncinya adalah kemauan belajar dan keberanian mengambil peluang,” tuturnya yang disambut tepuk tangan peserta.
Rully juga menyampaikan harapannya agar Pemerintah Kabupaten OKI, tanah kelahirannya, dapat mempercepat implementasi AI dalam peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
“Di industri migas saja bisa, saya yakin pelayanan masyarakat pun pasti bisa ditingkatkan dengan AI,” tambahnya.
Antusiasme mahasiswa terlihat jelas saat sesi diskusi. Beragam pertanyaan muncul, mulai dari peluang karier di era AI, tantangan digitalisasi industri, hingga kesiapan SDM migas menghadapi revolusi teknologi.
Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 11.15 WIB ini menjadi momentum penting bagi kampus untuk terus memperkuat pendidikan berbasis teknologi. Politeknik Akamigas Palembang menegaskan komitmennya mencetak lulusan yang adaptif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan industri energi masa depan.
Kuliah umum ditutup dengan harapan agar semangat teknologi, inovasi, dan pembelajaran berkelanjutan terus tumbuh di kalangan mahasiswa sebagai generasi energi Indonesia. (Ludfi)



































