OGAN KOMERING ILIR, BERITAANDALAS.COM – Satlantas Polres Ogan Komering Ilir (OKI) terus berkomitmen menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini. Salah satu langkah konkret yang dilakukan yakni melalui program Polisi Sahabat Anak (PSA), dengan menyasar siswa-siswi sekolah dasar, seperti yang dilaksanakan pada Senin (19/1/2026).
Dalam pelaksanaan program Polisi Sahabat Anak kali ini, sasarannya adalah para pelajar SDN 3 Kayuagung, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten OKI. Momen upacara bendera di sekolah tersebut dimanfaatkan Satlantas Polres OKI dengan bertindak sebagai pembina upacara, sekaligus sebagai sarana menyampaikan edukasi tertib berlalu lintas.
“Ya, kemarin di SDN 3 Kayuagung, Satlantas Polres OKI melaksanakan kegiatan Polisi Sahabat Anak dengan memanfaatkan momentum upacara bendera yang dimulai sekira pukul 07.30 WIB,” ujar Kasat Lantas Polres OKI AKP Oke Panji Wijaya melalui Kasi Humas Iptu Hendi Yusrian, Selasa (20/1/2026).
Personel yang melaksanakan kegiatan tersebut yakni Kanit Regident Ipda Riko Firnando, Ps Kanit Kamsel Aipda Darmina, Banit Kamsel Bripda M. Faros, serta Banit Kamsel Briptu Bayu Perkasa. Jelas dia, di lokasi tersebut tim Satlantas Polres OKI hadir untuk menyapa serta berinteraksi langsung dengan para pelajar sekolah dasar.
“Disana, Satlantas memberikan edukasi tentang tertib berlalu lintas dan imbauan keselamatan berlalu lintas kepada guru dan pelajar, serta pengenalan rambu-rambu lalu lintas. Selain itu, juga diberikan bingkisan kepada pelajar yang mampu menjawab pertanyaan,” tandasnya.
Lanjut dia, melalui pendekatan humanis dan komunikatif, personel Satlantas memberikan sosialisasi keselamatan berlalu lintas kepada para siswa sekolah dasar. Anak-anak diajak untuk memahami pentingnya tertib berlalu lintas serta berperilaku disiplin, baik di sekolah, di jalan raya, maupun di lingkungan rumah.
“Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk karakter pelajar yang sadar hukum serta memiliki kepedulian terhadap keselamatan diri dan orang lain di jalan. Melalui edukasi sejak dini, diharapkan generasi muda dapat tumbuh menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas,” pungkasnya. (Ludfi)



































