OGAN KOMERING ILIR, BERITAANDALAS.COM – Satlantas Polres Ogan Komering Ilir (OKI) mengikuti rapat koordinasi (rakor) seleksi Polisi Cilik (Pocil) dalam kegiatan K3S Kabupaten OKI tahun 2026 bersama 44 kepala sekolah se-Kecamatan Kota Kayuagung, Rabu (14/1/2026).
Rakor yang dimulai sekira pukul 10.00 WIB tersebut berlangsung di Aula SDN 10 Kayuagung, Kecamatan Kayuagung. Dalam kegiatan ini dibahas teknis penerimaan Pocil tahun 2026. Rakor tersebut dihadiri oleh KBO Lantas Iptu Faisal Amir SH bersama jajaran.
“Tim kami yang hadir di sana, yakni KBO Lantas Iptu Faisal Amir SH, Kanit Patwal Ipda Sunarto SH M.Si, Ps. Kanit Kamsel Aipda Darmina SH, Banit Turgjali Brigpol Aan Suganda, serta Banit Kamsel Briptu Bayu Perkasa,” ujar Kasat Lantas Polres OKI, AKP Oke Panji Wijaya SH M.Si CPHR CBA.
Dalam kegiatan tersebut, lanjut dia, Satlantas Polres OKI memberikan edukasi kepada para kepala sekolah terkait teknis penerimaan Pocil. Program ini merupakan program Korlantas Polri yang didukung oleh Pemerintah Kabupaten OKI melalui Dinas Pendidikan.
“Hasil rapat tersebut, pada 23 Januari 2026, masing-masing sekolah akan mengirimkan nama peserta yang akan mengikuti seleksi Pocil. Selanjutnya, rencana seleksi Pocil akan dilaksanakan pada 26–30 Januari 2026. Setelah lebaran Idul Fitri, akan dimulai pembinaan bagi Pocil yang telah terpilih,” ungkap dia.
“Anak-anak, dalam hal ini siswa SD, yang mengikuti pembinaan akan dilatih dan dibekali pengetahuan dasar tentang peraturan serta rambu-rambu lalu lintas, sehingga mereka menjadi pelopor ketertiban dan keselamatan berlalu lintas di lingkungan sekitarnya,” tandas dia.
Lewat program ini diharapkan Polisi Cilik dapat menjadi panutan bagi siswa-siswi lainnya, sehingga ketertiban baik di lingkungan rumah maupun sekolah dapat terjaga dengan baik. Program Polisi Cilik ini juga dirancang sebagai wadah untuk membentuk karakter positif sejak dini.
“Selain itu, Polisi Cilik menjadi jembatan antara kepolisian dengan masyarakat, khususnya anak-anak. Program ini juga membantu mengubah citra polisi yang menakutkan menjadi lebih bersahabat bagi anak-anak,” tandas dia.
Dia juga berharap, melalui program Polisi Cilik ini dapat mencetak generasi penerus bangsa yang mandiri, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki kesadaran hukum yang tinggi, terutama dalam hal keselamatan berlalu lintas. (Ludfi)



































