Beranda Ogan Kemering Ilir Perusahaan Diduga Tutup Sungai Sibur, DLH OKI Turun Tangan Besok

Perusahaan Diduga Tutup Sungai Sibur, DLH OKI Turun Tangan Besok

6
0
BERBAGI

OGAN KOMERING ILIR, BERITAANDALAS.COM – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dijadwalkan meninjau lokasi di Desa Sungai Sibur, Kecamatan Sungai Menang pada Rabu (20/5/2026) besok. Peninjauan dilakukan menyusul keluhan masyarakat terkait dugaan penutupan aliran sungai oleh PT Pratama Nusantara Sakti (PNS).

Penutupan aliran sungai tersebut disebut menyebabkan kondisi Sungai Sibur mengalami pendangkalan hingga mengering disejumlah titik, sehingga menyulitkan aktivitas masyarakat setempat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup OKI Muktaqid melalui Sekretaris DLH, Denny Sahid mengatakan, pihaknya akan menurunkan tim untuk melakukan pengecekan langsung ke lapangan.

“Besok tim dari DLH akan turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan. Kami juga akan meminta penjelasan dari pihak perusahaan terkait kondisi tersebut,” ujar Denny, Selasa (19/5/2026).

Sebelumnya diberitakan, warga Desa Sungai Sibur mengeluhkan pendangkalan sungai yang diduga akibat penutupan aliran sungai oleh PT PNS sejak perusahaan tersebut mulai beroperasi di wilayah Kecamatan Sungai Menang.

Salah seorang warga, Keloyok mengatakan, penutupan aliran sungai menyebabkan sedimentasi meningkat karena tidak adanya arus air yang mengalir. Akibatnya, sungai menjadi dangkal dan menyempit.

Menurutnya, warga kini harus menggunakan jalur sungai lain yang disebut sungai baru untuk beraktivitas, meski lokasinya cukup jauh dari permukiman.

“Kendaraan air hanya bisa masuk saat air pasang. Kalau air surut, kami harus lewat sungai baru, kemudian berjalan kaki untuk sampai ke rumah,” ungkapnya, Senin (18/5/2026).

Kondisi tersebut dinilai sangat menyulitkan masyarakat yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan karena akses menuju sungai lama semakin sulit dilalui.

Keluhan serupa juga disampaikan warga lainnya, Mat Hasan. Ia mengaku masyarakat telah berulang kali meminta perusahaan membuka kembali aliran sungai, namun hingga kini belum mendapat tanggapan.

“Kami berharap pemerintah dan DPRD turun langsung ke lapangan atau memanggil pihak perusahaan agar persoalan ini segera ditindaklanjuti,” katanya.

Menanggapi aspirasi masyarakat, anggota Pansus III DPRD OKI Budiman menyatakan, pihaknya akan segera memanggil PT PNS untuk meminta klarifikasi terkait dugaan penutupan sungai tersebut.

“Terkait keluhan masyarakat Desa Sungai Sibur, Pansus III DPRD OKI akan melakukan pemanggilan terhadap pihak PT PNS dalam waktu dekat,” tegas Budiman.

Ia menambahkan, apabila terbukti mengganggu kepentingan masyarakat, pihaknya akan mendorong langkah intervensi agar aliran sungai dapat kembali dibuka.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak PT Pratama Nusantara Sakti belum memberikan keterangan resmi. (Ludfi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here