OGAN ILIR, BERITAANDALAS.COM – Personel Koramil 402-12/Pemulutan bersama personel BKO Yon TP 949 dan BKO Yonkav bergerak cepat melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Simpang Pelabuhan Dalam, Kecamatan Pemulutan Induk, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Sabtu (10/10/2026) malam.
Kegiatan pemadaman dimulai pukul 19.30 WIB hingga selesai. Berdasarkan laporan di lapangan, luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai ±5 hektare, sementara luas lahan yang berhasil dipadamkan sekitar ±2 hektare. Saat laporan disampaikan, api telah berhasil dipadamkan.
Pemadaman tersebut melibatkan dua personel Koramil 402-12/Pemulutan, sembilan personel BKO Yon TP 949, serta satu personel BKO Yonkav. Penanganan karhutla ini juga melibatkan unsur Polri dan Masyarakat Peduli Api (MPA).
Dalam upaya pemadaman, personel gabungan menggunakan sejumlah peralatan pendukung, di antaranya satu unit mobil tangki air TNI AD, dua unit pompa jinjing, serta perlengkapan pelindung perorangan berupa sarung tangan, kain penutup muka, dan perlengkapan pendukung lainnya.
Adapun titik lokasi kebakaran berada pada koordinat 3,09475° LS dan 104,73005° BT. Personel gabungan melakukan upaya pemadaman secara bersama-sama untuk mengendalikan api sekaligus mencegah kebakaran meluas ke area sekitarnya.
Danramil 402-12/Pemulutan, Kapten Ctp Eka Yudha menyampaikan, bahwa keterlibatan personel TNI dalam penanganan karhutla merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab dalam menjaga keselamatan masyarakat serta kelestarian lingkungan.
“Personel Koramil 402-12/Pemulutan bersama personel BKO Yon TP 949, BKO Yonkav, serta unsur terkait bergerak melaksanakan pemadaman untuk mengendalikan api dan mencegah kebakaran meluas ke area lainnya. Berdasarkan laporan di lapangan, api telah berhasil dipadamkan. Kami akan terus meningkatkan kewaspadaan dan pemantauan wilayah guna mengantisipasi munculnya kembali titik api,” ujar Kapten Ctp Eka Yudha.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Selain itu, masyarakat diminta segera melaporkan kepada aparat setempat apabila menemukan titik api agar dapat segera ditangani.
“Penanganan karhutla membutuhkan kerja sama semua pihak. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kepedulian terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan,” tambahnya.
Kegiatan ini merupakan wujud sinergi TNI bersama unsur terkait dalam penanggulangan karhutla di wilayah Kabupaten Ogan Ilir. Kesiapsiagaan personel di lapangan menjadi bagian penting dalam mendukung penanganan kebakaran, sekaligus menjaga keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.
Melalui jajaran Koramil 402-12/Pemulutan, Kodim 0402/OKI-OI terus mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla melalui pemantauan wilayah serta koordinasi dengan instansi terkait.
Masyarakat kembali diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melaporkan kepada aparat setempat apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin. (Ludfi)




































