MUSI BANYUASIN, BERITAANDALAS.COM – Wakil Bupati Musi Banyuasin (Muba), Kyai Abdur Rohman Husen, mengajak masyarakat menjadikan majelis dzikir sebagai sarana memperkuat keimanan, mempererat silaturahmi, dan menjaga persatuan. Ia juga berharap warisan ilmu serta nilai-nilai kebaikan yang diajarkan para ulama terus hidup dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pesan tersebut disampaikan Kyai Abdur Rohman Husen saat menghadiri Majelis Dzikir, Manaqib Syekh Abdul Qodir Al Jaelani QS, dan Haul ke-3 Mbah Kiyai Muhaimin QS di Masjid Agung Saka Buana, Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin (C5), Kecamatan Sungai Lilin, Sabtu (10/10/2026). Dalam kegiatan tersebut, Wabup didampingi Staf Ahli TP PKK Muba, Liliani Rohman.
Dalam sambutannya, Wabup menyampaikan bahwa majelis dzikir dan manaqib merupakan momentum bagi umat Islam untuk mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala melalui dzikir, doa, dan tausiyah.
“Majelis dzikir dan manaqib seperti ini merupakan momentum yang sangat baik untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Melalui dzikir, doa, dan tausiyah, semoga hati kita semakin dekat kepada Allah dan kehidupan kita senantiasa mendapat keberkahan,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan keagamaan tidak hanya menjadi sarana meningkatkan kualitas ibadah, tetapi juga memperkuat hubungan antarsesama serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Ia menambahkan, peringatan haul menjadi kesempatan untuk mengenang jasa dan keteladanan ulama yang telah memberikan kontribusi bagi kehidupan umat, khususnya dalam membimbing masyarakat dan menyebarkan ilmu agama.
Kyai Abdur Rohman Husen berharap Haul ke-3 Mbah Kiyai Muhaimin QS dapat menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meneruskan nilai-nilai kebaikan yang telah diwariskan almarhum.
“Semoga segala amal ibadah dan ilmu yang telah beliau ajarkan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya,” katanya.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada panitia serta seluruh jamaah yang telah menyukseskan kegiatan tersebut. Ia berharap majelis keagamaan seperti ini terus dilaksanakan sebagai upaya merawat kerukunan dan mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
“Mari kita jadikan momentum ini untuk terus memperbanyak dzikir, memperkuat silaturahmi, meningkatkan kepedulian kepada sesama, serta bersama-sama menjaga Kabupaten Musi Banyuasin agar tetap aman, damai, dan penuh keberkahan,” pungkasnya.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan ceramah agama yang disampaikan Kyai M. Iman Baihaqi. Tausiyah tersebut menjadi sarana untuk memperdalam pemahaman keagamaan sekaligus mengingatkan jamaah tentang pentingnya menjaga hubungan dengan Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan sesama manusia. (Tarmizi)




































