OGAN KOMERING ILIR, BERITAANDALAS.COM – Banjir yang terjadi pada Rabu (22/4/2026), mengakibatkan kerusakan berat pada sejumlah infrastruktur jembatan di Kecamatan Mesuji, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Tingginya debit air yang menyebabkan sungai meluap, disertai derasnya arus, berdampak pada kerusakan sejumlah jembatan di wilayah tersebut.
Kerusakan tercatat pada tiga jembatan, masing-masing berada di Desa Kali Deras dengan panjang 20 meter dan lebar 5 meter, Desa Sido Basuki dengan panjang 25 meter dan lebar 6 meter, serta Desa Mekar Wangi dengan panjang 9 meter dan lebar 4,5 meter. Ketiga jembatan tersebut mengalami kerusakan parah setelah terdampak banjir dan tingginya tekanan arus air.
Berdasarkan keterangan Camat Mesuji, kepala desa terkait, serta laporan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten OKI melalui Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB), tingginya debit air menyebabkan sungai meluap dan arus menjadi semakin deras. Kondisi tersebut berdampak pada konstruksi jembatan hingga mengakibatkan kerusakan pada sejumlah bagian infrastruktur.
Kerusakan pada ketiga jembatan tersebut menjadi perhatian karena jembatan merupakan salah satu sarana penghubung yang mendukung mobilitas masyarakat di Kecamatan Mesuji. Kerusakan yang cukup parah berpotensi menghambat aktivitas warga, terutama akses menuju fasilitas pendidikan, pelayanan masyarakat, distribusi kebutuhan sehari-hari, serta kegiatan perekonomian.
Kecamatan Mesuji memiliki jumlah penduduk sekitar 45.270 jiwa berdasarkan data kependudukan tahun 2024. Dengan jumlah penduduk tersebut, keberadaan infrastruktur jembatan yang aman dan berfungsi dengan baik memiliki peran penting dalam menunjang kelancaran mobilitas serta berbagai aktivitas masyarakat.
Hingga berita ini disusun, Selasa (28/4/2026), berdasarkan keterangan yang diterima dari pihak kecamatan, pemerintah desa, serta BPBD Kabupaten OKI melalui Pusdalops-PB, belum terdapat tindak lanjut penanganan dari Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir terhadap kerusakan sejumlah jembatan tersebut.
Sehubungan dengan kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir diharapkan segera memfasilitasi dan mengusulkan penanganan serta perbaikan jembatan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan maupun Pemerintah Pusat. Langkah ini diperlukan agar dampak bencana dapat segera ditangani dan infrastruktur yang rusak dapat diperbaiki sesuai dengan hasil kajian teknis di lapangan.
Penanganan terhadap ketiga jembatan tersebut dinilai penting untuk menjaga keberlangsungan akses masyarakat. Kerusakan infrastruktur yang tidak segera ditangani dikhawatirkan dapat mengganggu kegiatan pendidikan dan aktivitas perekonomian warga. Bahkan, kondisi tersebut berpotensi menyebabkan akses masyarakat terputus apabila kerusakan semakin parah.
Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir segera melakukan koordinasi dan fasilitasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan maupun Pemerintah Pusat guna mempercepat penanganan dampak bencana tersebut. Melalui penanganan yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan teknis, diharapkan ketiga jembatan di Desa Kali Deras, Desa Sido Basuki, dan Desa Mekar Wangi dapat kembali berfungsi sehingga mobilitas masyarakat, kegiatan pendidikan, serta aktivitas perekonomian di Kecamatan Mesuji dapat berjalan dengan baik. (Ludfi)




































