Beranda Nasional Wamen Ossy: Manajemen Talenta ATR/BPN Kedepankan Meritokrasi dalam Pengembangan Karier ASN

Wamen Ossy: Manajemen Talenta ATR/BPN Kedepankan Meritokrasi dalam Pengembangan Karier ASN

5
0
BERBAGI

JAKARTA, BERITAANDALAS.COM – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memaparkan kesiapan penerapan sistem manajemen talenta kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam Ekspose Manajemen Talenta di Kantor BKN, Jakarta, Kamis (5/11/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memastikan pengembangan karier aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kementerian ATR/BPN berjalan berdasarkan prinsip meritokrasi.

Wakil Menteri (Wamen) ATR/Wakil Kepala (Waka) BPN, Ossy Dermawan menegaskan, bahwa Kementerian ATR/BPN berkomitmen memperkuat penerapan manajemen talenta dengan mengedepankan kompetensi, kinerja, dan potensi pegawai.

“Kualitas sebuah institusi sangat ditentukan oleh kualitas SDM-nya. Dengan lebih dari 33.000 aparatur sipil negara (ASN) yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, Kementerian ATR/BPN memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap pegawai memperoleh kesempatan berkembang dan berkarier berdasarkan kompetensi, kinerja, serta potensinya,” ujar Wamen Ossy.

Menurutnya, manajemen talenta bukan sekadar pemenuhan kebijakan pengelolaan kepegawaian, melainkan komitmen institusi yang harus diterapkan secara konsisten oleh seluruh jajaran Kementerian ATR/BPN.

Untuk memperkuat penerapannya, Kementerian ATR/BPN menyiapkan empat langkah strategis. Pertama, memperkuat komitmen pimpinan dalam pemetaan talenta (talent pool). Kedua, mengoptimalkan fungsi Komite Talenta ASN. Ketiga, menyempurnakan integrasi dan validitas data talenta melalui Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara (SIASN) dan aplikasi Sistem Informasi Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (SIMATA), termasuk pemetaan melalui sembilan kotak talenta. Keempat, membangun keterbukaan dalam proses pengembangan karier pegawai.

“Pak Menteri sejak awal sudah menyampaikan bahwa lebih dari 80% pelayanan di Kementerian ATR/BPN merupakan pelayanan publik. Karena itu, ada dua bidang yang harus kita benahi, yaitu sistem dan SDM. Dalam hal ini, kami juga membutuhkan arahan dan bimbingan dari BKN agar sistem manajemen talenta yang kami bangun dapat dilaksanakan dengan baik,” tutur Wamen Ossy.

Senada dengan hal tersebut, Kepala BKN, Zudan Arif Fakrulloh menyampaikan, bahwa manajemen talenta merupakan pendekatan penting untuk menyiapkan ASN yang kompeten dan sesuai dengan kebutuhan organisasi. Menurutnya, dinamika perubahan program prioritas pemerintahan serta pertumbuhan jumlah ASN menuntut pengelolaan sumber daya manusia yang semakin adaptif.

“Dengan manajemen talenta, kita menyiapkan ASN-ASN yang memiliki kualitas dan standar untuk menduduki jabatan. Jadi, siapa pun presidennya dan siapa pun menterinya, ASN-nya sudah mulai kita siapkan. Tugas kami di BKN adalah menyiapkan ASN yang memiliki kualitas sesuai standar untuk duduk dalam jabatan,” ujar Zudan.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan, memaparkan perkembangan pemetaan talent pool di lingkungan Kementerian ATR/BPN. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara Ekspose Manajemen Talenta oleh Wamen ATR/Waka BPN dan Kepala BKN.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) ATR/BPN, Agustyarsyah, serta sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Kementerian ATR/BPN. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here