OGAN KOMERING ILIR, BERITAANDALAS.COM – Banjir yang terjadi pada Rabu (22/4/2026), mengakibatkan kerusakan berat pada infrastruktur jembatan di Desa Sriguna, Kecamatan Teluk Gelam, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).
Jembatan yang memiliki panjang kurang lebih 66 meter dan lebar sekitar 3,6 meter tersebut mengalami kerusakan parah setelah diterjang banjir.
Derasnya arus banjir berdampak pada konstruksi jembatan hingga menyebabkan kerusakan berat. Kondisi tersebut turut mengganggu akses transportasi masyarakat yang mengandalkan jembatan sebagai jalur penghubung untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Berdasarkan keterangan Camat Teluk Gelam, Kepala Desa Sriguna, serta informasi dari Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten OKI melalui Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB), kerusakan jembatan tersebut memerlukan penanganan segera. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah kerusakan semakin parah serta menghindari dampak yang lebih luas terhadap masyarakat.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten OKI tahun 2024, Kecamatan Teluk Gelam tercatat memiliki jumlah penduduk sekitar 24.840 jiwa. Dengan kondisi tersebut, keberadaan infrastruktur penghubung yang aman dan layak sangat penting untuk menunjang mobilitas masyarakat, pelayanan publik, serta aktivitas perekonomian di wilayah Kecamatan Teluk Gelam.
Kerusakan jembatan Desa Sriguna berdampak pada aktivitas masyarakat, terutama akses menuju fasilitas pendidikan, pelayanan publik, distribusi kebutuhan pokok, serta kegiatan perekonomian warga. Apabila tidak segera ditangani, kondisi jembatan dikhawatirkan akan semakin menghambat akses transportasi masyarakat, bahkan berpotensi menyebabkan jalur penghubung tersebut terputus.
Hingga berita ini ditulis pada Kamis (23/4/2026), belum terdapat tindak lanjut penanganan dari Pemerintah Kabupaten OKI terhadap kerusakan jembatan tersebut, berdasarkan informasi yang dihimpun. Kondisi ini menjadi perhatian masyarakat mengingat jembatan tersebut merupakan salah satu infrastruktur penting yang mendukung kelancaran aktivitas warga di Desa Sriguna dan wilayah sekitarnya.
Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten OKI segera memberikan perhatian serius serta memfasilitasi pengusulan penanganan kerusakan jembatan tersebut kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan maupun pemerintah pusat. Dengan demikian, dampak bencana dapat segera ditangani dan proses perbaikan maupun rekonstruksi infrastruktur dapat dilaksanakan sesuai kebutuhan di lapangan.
Camat Teluk Gelam bersama Kepala Desa Sriguna diharapkan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk menyampaikan kondisi terkini di lapangan. Sementara itu, laporan BPBD Kabupaten Ogan Komering Ilir melalui Pusdalops-PB diharapkan menjadi bagian dari bahan koordinasi dalam upaya penanganan dampak bencana serta kerusakan infrastruktur yang terjadi.
Masyarakat berharap penanganan dapat segera dilakukan agar akses transportasi kembali berfungsi dengan baik. Dengan demikian, kegiatan pendidikan, pelayanan publik, serta roda perekonomian warga dapat terus berjalan tanpa terganggu atau terputus akibat kerusakan berat pada jembatan tersebut. (Ludfi)




































