MUSI RAWAS UTARA, BERITAANDALAS.COM – Bupati Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), H. Devi Suhartoni, secara resmi melantik dan mengambil sumpah/janji 2.571 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu (PW) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara, Rabu (24/12/2025).
Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat di halaman Kantor Bupati Muratara tersebut menjadi momentum bersejarah bagi ribuan tenaga honorer yang kini resmi menyandang status sebagai PPPK PW, setelah melalui proses panjang dan seleksi yang ketat.
Adapun 2.571 PPPK PW yang dilantik terdiri dari tiga formasi, yakni 1.214 tenaga teknis, 840 tenaga pendidik, dan 517 tenaga kesehatan. Penyerahan surat keputusan (SK) dilakukan secara simbolis, sementara SK fisik akan didistribusikan melalui organisasi perangkat daerah (OPD) masing-masing guna menjaga efektivitas kerja dan pelayanan publik.
Dalam sambutannya, Bupati Muratara H. Devi Suhartoni menegaskan bahwa pelantikan PPPK PW bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari tanggung jawab besar sebagai abdi negara dan abdi masyarakat.
“Tidak lain dan tidak bukan, yang diperintahkan kepada kita adalah bekerja dengan baik untuk negara dan daerah kita. Walaupun kita manusia biasa dan tidak selalu stabil, jika ukurannya 100 persen, maka lakukanlah secara maksimal,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar para PPPK PW tidak menempuh jalan yang keliru dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
“Jangan pilih jalan yang tidak lurus, jangan ambil jalan yang belok-belok. Bekerjalah dengan cara yang benar, jujur, dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Khusus kepada PPPK PW tenaga pendidik, Bupati menekankan pentingnya keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan kecerdasan emosional dalam mendidik peserta didik.
“Ajarilah anak-anak tidak hanya akademik, tetapi juga adab dan sikap. Jangan hanya pintar secara intelektual, tetapi juga cerdas secara emosional. Beban guru hari ini sangat berat,” katanya.
Ia juga menyoroti tantangan dunia pendidikan yang semakin kompleks dan menuntut kesabaran serta keteladanan para guru. Menurutnya, suasana sekolah yang ramah dan religius perlu terus dibangun.
“Sekarang kita biasakan pagi-pagi mengaji, anak-anak diajak gembira. Guru jangan cemberut terus, karena pendidikan itu juga soal hati,” tambahnya.
Terkait masa perjanjian kerja, dia menjelaskan bahwa kontrak PPPK PW dapat berlangsung minimal satu tahun dan maksimal lima tahun, sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Untuk tahun 2025, kontrak ditetapkan selama satu tahun dan akan dievaluasi serta diperpanjang sesuai aturan yang berlaku.
Pemerintah Kabupaten Muratara juga membuka peluang peningkatan status dan kesejahteraan PPPK PW ke depan, termasuk pembahasan penyesuaian gaji sesuai kemampuan keuangan daerah dan regulasi yang berlaku, dengan melibatkan DPRD Muratara.
Diakhir sambutannya, Bupati H. Devi Suhartoni mengajak seluruh PPPK PW untuk selalu bersyukur, bekerja disiplin, dan menjaga nama baik Kabupaten Musi Rawas Utara.
“Di luar sana ada ribuan bahkan puluhan ribu orang yang ingin berada di posisi Bapak dan Ibu hari ini. Maka bersyukurlah, bekerjalah dengan baik, dan mari bersama TNI-Polri kita bangun Muratara yang lebih maju dan bermartabat,” pungkasnya. (Sin)


































