OGAN KOMERING ILIR, BERITAANDALAS.COM – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) diisi dengan kegiatan sarasehan yang melibatkan perwakilan serikat pekerja/serikat buruh (SP/SB), pemerintah daerah, dan unsur terkait.
Kegiatan yang digelar di Ruang Rapat Bende Seguguk II Pemkab OKI, Kamis (30/4/2026), menjadi forum dialog terbatas untuk menyampaikan aspirasi pekerja secara langsung.
Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto SH SIK MH, turut hadir bersama Bupati OKI Muchendi Mahzareki, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya. Kehadiran aparat kepolisian sekaligus memastikan kegiatan berlangsung tertib dan kondusif.
Sekitar 50 peserta mengikuti sarasehan ini. Mereka berasal dari berbagai organisasi pekerja, baik tingkat kabupaten maupun provinsi, diantaranya KSPSI Sumatera Selatan, FSP PP-SPSI, KSBI, KASBI, SARBUMUSI, SBPS, serta perwakilan pekerja sektor industri pulp and paper. Turut hadir pula anggota Dewan Pengupahan Provinsi Sumatera Selatan dari unsur SP/SB.
Dalam forum tersebut, perwakilan buruh menyampaikan sejumlah isu ketenagakerjaan, mulai dari perlindungan tenaga kerja, peningkatan kesejahteraan, hingga penguatan hubungan industrial. Pemerintah daerah dan instansi terkait pun memberikan tanggapan atas aspirasi yang disampaikan.
Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto menegaskan, bahwa penyampaian aspirasi merupakan hak masyarakat yang perlu difasilitasi secara baik, namun harus dilakukan secara tertib dan konstruktif.
“Dialog seperti ini penting untuk menjaga komunikasi antara pekerja dan pemerintah, sehingga setiap persoalan dapat dicarikan solusi bersama tanpa menimbulkan gangguan kamtibmas,” ujarnya.
Ia menambahkan, Polri mendukung penuh penyampaian aspirasi yang dilakukan secara damai dan sesuai aturan.
“Sarasehan ini menjadi ruang yang baik untuk membangun komunikasi, sehingga setiap permasalahan dapat diselesaikan secara damai dan sesuai mekanisme yang berlaku,” imbuhnya.
Lebih lanjut, ia memastikan kepolisian siap mengawal seluruh rangkaian kegiatan masyarakat, termasuk peringatan May Day, agar tetap aman dan tidak mengganggu ketertiban umum.
“Sarasehan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pekerja, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya dalam menciptakan iklim ketenagakerjaan yang kondusif di Kabupaten OKI,” pungkas dia. (Ludfi)


































