Beranda Penukal Abab Lematang Ilir Dukung UMKM Naik Kelas, TP PKK PALI Resmikan Toko PKK Sebagai Wadah...

Dukung UMKM Naik Kelas, TP PKK PALI Resmikan Toko PKK Sebagai Wadah Pemasaran Produk Lokal

31
0
BERBAGI

PENUKAL ABAB LEMATANG ILIR, BERITAANDALAS.COM – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terus mendorong penguatan ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Salah satu langkah nyata tersebut diwujudkan melalui Soft Opening Toko PKK Kabupaten PALI yang digelar pada Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Toko tersebut diproyeksikan menjadi etalase sekaligus pusat pemasaran berbagai produk UMKM lokal.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Ketua TP PKK Kabupaten PALI, Dwi Septaria SE. Turut hadir jajaran pemerintah daerah, diantaranya para Staf Ahli Bupati, para Asisten, seluruh Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab PALI, Camat Talang Ubi, serta para Kepala Bagian di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten PALI.

Dalam keterangannya, Dwi Septaria mengatakan keberadaan Toko PKK tidak hanya akan dikembangkan di tingkat kabupaten, tetapi juga diharapkan dapat diperluas hingga ke tingkat kecamatan.

Menurutnya, keberadaan toko tersebut menjadi salah satu upaya untuk menjawab persoalan yang selama ini dihadapi pelaku UMKM, khususnya terkait akses pemasaran dan penyaluran produk.

“Harapan ke depannya, kegiatan utama saya adalah membuka toko-toko PKK ini hingga ke tingkat kecamatan sebagai wadah penyaluran produk. Kami ingin menampung karya-karya masyarakat agar UMKM dan UKM di Kabupaten PALI semakin maju. Dengan adanya kepastian tempat pemasaran, masyarakat tentu akan semakin giat dan bersemangat dalam berkreasi, terutama di sektor olahan makanan,” ujar Dwi Septaria.

Ia menjelaskan, produk yang dipajang di Toko PKK merupakan produk lokal yang berasal dari desa-desa di wilayah Kabupaten PALI. Namun, sebelum dipasarkan, setiap produk terlebih dahulu melalui proses seleksi dan kurasi untuk memastikan kualitas serta kelayakannya.

“Semua berasal dari desa-desa lokal kita, namun tetap melalui proses seleksi. Kita pilih produk yang kemasannya (packaging) sudah rapi serta telah mengantongi perizinan resmi seperti PIRT dan NIB. Jalurnya, produk-produk ini dibina terlebih dahulu melalui Dinas Koperasi (Dinkop), baru kemudian masuk dan dipasarkan di Toko PKK,” jelasnya.

Menurut Dwi, sinergi antara pembinaan legalitas usaha, peningkatan kualitas kemasan, serta penyediaan akses pemasaran yang terintegrasi diharapkan mampu membuka peluang lebih besar bagi pelaku UMKM dan pengrajin lokal untuk mengembangkan usahanya.

Ia optimistis Toko PKK dapat menjadi salah satu sarana strategis dalam memperluas pasar produk lokal sekaligus mendorong masyarakat untuk terus menghasilkan produk yang berkualitas dan memiliki daya saing.

“Semoga gerakan PKK kita semakin maju dan giat dalam setiap kegiatan pemberdayaan, serta mampu membawa UMKM PALI benar-benar naik kelas,” pungkasnya. (HF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here