Beranda Banyuasin Hotspot Terdeteksi di Sungai Rengit Banyuasin, Polisi Temukan Karhutla Seluas 3 Hektare

Hotspot Terdeteksi di Sungai Rengit Banyuasin, Polisi Temukan Karhutla Seluas 3 Hektare

30
0
BERBAGI

BANYUASIN, BERITAANDALAS.COM – Titik hotspot yang terdeteksi melalui pemantauan satelit BRIN di wilayah Talang Dabuk, Desa Sungai Rengit, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, langsung ditindaklanjuti personel Polsek Talang Kelapa, Kamis (24/9/2026).

Hasil ground check yang dilakukan sekitar pukul 09.00 WIB menemukan adanya titik api di lahan kosong yang dipenuhi semak belukar. Kebakaran tersebut diperkirakan telah melanda area seluas sekitar 3 hektare.

Pengecekan dilakukan pada titik koordinat -2.829760, 104.605030. Setelah memastikan adanya kebakaran, personel Polsek Talang Kelapa bersama tim pemadam langsung melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api meluas ke area lainnya.

Proses pemadaman dilakukan secara manual dengan menggunakan alat semprotan, ember, serta metode pemukulan untuk mematikan kobaran api. Hingga laporan dibuat, personel masih melakukan pemadaman dan penanganan di lokasi.

Pemadaman dipimpin IPDA Joko Prakoso selaku Padal Karhutla. Ia bersama Aipda Harry Ferdian, Aiptu Masrobi, Bripka Mirza, Bripka Arjuanda, Brigadir M. Fikri Andeska, serta Bhabinkamtibmas Desa Sungai Rengit Bripka Bambang Subagio turun langsung dalam penanganan kebakaran tersebut.

Kapolsek Talang Kelapa AKP Mukhlis SH MH mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di tengah kondisi panas dan kemarau.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Apabila menemukan titik api, segera laporkan kepada kepolisian atau pihak terkait agar dapat dilakukan penanganan secepat mungkin,” ujar AKP Mukhlis.

Menurutnya, penanganan karhutla tidak hanya dilakukan ketika kebakaran terjadi. Polsek Talang Kelapa juga terus melakukan upaya pencegahan melalui sosialisasi dan penyebaran maklumat larangan pembakaran hutan dan lahan kepada masyarakat.

Selain itu, patroli karhutla bersama pemerintah setempat terus dilakukan, terutama di wilayah yang dinilai rawan munculnya titik api. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mendeteksi potensi kebakaran sejak dini sekaligus mencegah api meluas.

Polsek Talang Kelapa kembali mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pembakaran yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan. Peran masyarakat dinilai penting dalam mendeteksi serta melaporkan keberadaan titik api sedini mungkin sehingga dapat segera ditangani. (Hera)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here