Beranda Banyuasin Patroli Terpadu di Desa Pulau Muning, Tim Gabungan Perkuat Pencegahan Karhutla

Patroli Terpadu di Desa Pulau Muning, Tim Gabungan Perkuat Pencegahan Karhutla

17
0
BERBAGI

BANYUASIN, BERITAANDALAS.COM – Tim Patroli Terpadu melaksanakan patroli pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Pulau Muning, Kecamatan Sembawa, Kabupaten Banyuasin, Rabu (21/10/2026).

Patroli tersebut melibatkan unsur Manggala Agni, TNI, Polri, dan Masyarakat Peduli Api (MPA). Tim dipimpin Jumadi, dengan anggota Andika Maheska dari Manggala Agni, Serma Supriyanto dari TNI, Aipda Firli dari Polri, serta Wahyudi dari MPA.

Dalam kegiatan tersebut, tim berkoordinasi dengan perangkat desa dan masyarakat setempat sekaligus memberikan sosialisasi mengenai pencegahan karhutla. Kegiatan ini melibatkan Sekretaris Desa Pulau Muning, Andri Kurniawan, serta warga setempat, Sarlina.

Materi sosialisasi meliputi bahaya dan dampak kebakaran hutan dan lahan, sanksi hukum bagi pelaku pembakaran, serta imbauan agar masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar. Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran.

Selain melakukan sosialisasi, tim patroli juga memantau dan mendata wilayah yang berpotensi rawan kebakaran. Salah satu lokasi yang teridentifikasi memiliki potensi kebakaran tinggi memiliki luas sekitar satu hektare, dengan vegetasi berupa semak belukar dan tanaman galam.

Pendataan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk memetakan wilayah rawan sekaligus mendukung kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi karhutla.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, tim tidak menemukan titik panas (hotspot) maupun kejadian karhutla di Desa Pulau Muning dan sekitarnya. Meski demikian, patroli dan sosialisasi pencegahan tetap dilaksanakan, khususnya di wilayah yang telah teridentifikasi memiliki potensi kebakaran.

Kapolres Banyuasin melalui Kasi Humas Polres Banyuasin, IPTU Abu Bakar SH, mengimbau masyarakat agar turut berperan aktif dalam mencegah karhutla dan menjaga kelestarian lingkungan.

“Pencegahan karhutla membutuhkan kepedulian dan kerja sama semua pihak. Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda kebakaran. Sinergi antara masyarakat, TNI-Polri, Manggala Agni, dan unsur terkait sangat penting untuk menjaga wilayah tetap aman dari karhutla,” ujar IPTU Abu Bakar.

Melalui patroli terpadu dan edukasi yang berkelanjutan, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan karhutla semakin meningkat. Sinergi lintas sektor serta partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci dalam menjaga lingkungan dan mencegah kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Banyuasin. (Hera)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here