OGAN KOMERING ILIR, BERITAANDALAS.COM – Kapolres Ogan Komering Ilir (OKI) AKBP Eko Rubiyanto SH SIK MH membuka kegiatan Latihan Pra Operasi (Latpraops) Senpi Musi 2026 di lingkungan Polres OKI, Kamis (11/6/2026).
Kegiatan ini menjadi tahap awal untuk mematangkan kesiapan personel sebelum pelaksanaan Operasi Senpi Musi 2026 yang akan berlangsung selama 16 hari, mulai 12 hingga 27 Juni 2026.
Latpraops diikuti oleh pejabat utama, para Kepala Satuan Tugas (Kasatgas), perwira, serta personel yang terlibat dalam operasi. Para peserta mendapatkan pembekalan mengenai sasaran operasi, pola bertindak, strategi penindakan, hingga mekanisme pelaporan dan pengendalian selama operasi berlangsung.
Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto menegaskan, bahwa Latpraops merupakan tahapan penting untuk menyamakan persepsi sekaligus meningkatkan kesiapan seluruh personel agar pelaksanaan operasi berjalan efektif, terukur dan sesuai prosedur.
“Melalui Latpraops ini, saya berharap seluruh personel memahami tugas dan tanggung jawabnya masing-masing. Operasi Senpi Musi 2026 harus dilaksanakan secara profesional, proporsional, dan humanis guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman serta kondusif di wilayah hukum Polres OKI,” ujarnya.
Menurutnya, Operasi Senpi Musi 2026 merupakan upaya kepolisian untuk menekan peredaran dan kepemilikan senjata api ilegal yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Oleh karena itu, seluruh personel diminta mengedepankan langkah-langkah preventif, preemtif, serta penegakan hukum yang tepat sasaran.
Selain itu, Kapolres menekankan pentingnya sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan serta dukungan masyarakat dalam mendukung keberhasilan operasi tersebut. Dengan kesiapan yang matang melalui Latpraops, diharapkan Operasi Senpi Musi 2026 mampu memberikan dampak nyata terhadap terciptanya rasa aman di tengah masyarakat.
Operasi Senpi Musi 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 12 hingga 27 Juni 2026 dengan fokus pada penindakan terhadap kepemilikan, peredaran, maupun penggunaan senjata api ilegal yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Kegiatan Latpraops menjadi bagian dari persiapan operasional yang lazim dilakukan Polri untuk memastikan seluruh personel memahami sasaran, strategi, dan pola bertindak selama operasi berlangsung. (Ludfi)



































