Beranda Ogan Kemering Ilir Sensus Ekonomi 2026 Segera Dimulai, BPS OKI Bekali Petugas dengan Pelatihan Intensif

Sensus Ekonomi 2026 Segera Dimulai, BPS OKI Bekali Petugas dengan Pelatihan Intensif

3
0
BERBAGI

PALEMBANG, BERITAANDALAS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menggelar pembukaan pelatihan petugas pendataan lengkap sensus ekonomi (SE) 2026 di Kota Palembang, Rabu (10/6/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolres OKI Kompol Hamsal SH MH, yang mewakili Kapolres OKI, serta Wakil Ketua Bidang Aset PWI OKI, Muhammad Ludfi.

Pelatihan dilaksanakan melalui sistem training camp (TC) yang tersebar di tiga lokasi, yakni Hotel Azza, Hotel Duta, dan Hotel Parkside Palembang. Kegiatan berlangsung selama tiga hari efektif dan dibagi dalam tiga gelombang.

Gelombang pertama dilaksanakan pada 2–5 Juni 2026, gelombang kedua pada 6–9 Juni 2026, dan gelombang ketiga pada 10–13 Juni 2026.

Khusus gelombang ketiga, untuk TC Hotel Duta, peserta berasal dari Kecamatan Tulung Selapan, Pampangan, dan Pangkalan Lampam dengan total 80 peserta. Dari jumlah tersebut, sebanyak 72 orang merupakan Petugas Pendata Lapangan (PPL) dan 8 orang bertugas sebagai Pemeriksa Lapangan (PL).

Adapun di TC Hotel Parkside, peserta berasal dari Kecamatan Cengal dan Sungai Menang dengan jumlah total sebanyak 52 peserta. Sedangkan TC Hotel Azza diikuti 104 peserta yang berasal dari Kecamatan Kayu Agung, Teluk Gelam, Mesuji Makmur, Tanjung Lubuk, dan Lempuing Jaya.

Kepala BPS Kabupaten OKI Muhammad Dedy S.ST M.Si dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran unsur Polri dan media yang turut mendukung pelaksanaan pelatihan petugas pendataan lengkap Sensus Ekonomi 2026.

“Alhamdulillah kita dapat berkumpul disini. Ini merupakan kegiatan bersama yang melibatkan berbagai unsur. Kami mengucapkan terima kasih kepada Polres OKI dan PWI yang telah hadir serta mendukung kegiatan ini,” ujar Dedy.

Menurutnya, di era keterbukaan informasi saat ini, peran media sangat penting dalam menyampaikan informasi yang akurat, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

“Kami yakin kehadiran PWI dapat membantu mengkanalisasi informasi yang benar dan terpercaya sehingga masyarakat memperoleh informasi yang valid terkait kegiatan sensus ekonomi,” katanya.

Dedy menjelaskan, sensus ekonomi merupakan salah satu sensus terbesar dan paling kompleks yang dilaksanakan BPS selain sensus penduduk dan sensus pertanian.

“Sensus ekonomi 2026 akan memotret kondisi ekonomi masyarakat secara menyeluruh. Mulai dari perusahaan besar seperti OKI Pulp hingga pelaku usaha mikro dan pedagang kaki lima akan didata. Tujuannya agar diperoleh gambaran lengkap mengenai aktivitas ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan sensus ekonomi 2026 kali ini memiliki cakupan yang lebih luas karena seluruh rumah dan usaha akan didata tanpa terkecuali. Usaha yang dicakup tidak hanya memotret sektor ekonomi, tetapi juga mengakomodasi data usaha pertanian serta kondisi sosial ekonomi masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, pemerintah ingin memperoleh gambaran yang utuh. Satu kali pendataan dapat menghasilkan berbagai informasi penting mengenai ekonomi, usaha pertanian, dan kondisi sosial ekonomi masyarakat. Karena itu, seluruh individu, keluarga dan rumah tangga, serta unit usaha di wilayah Ogan Komering Ilir akan dipetakan dan didata tanpa terkecuali,” ungkapnya.

Dedy juga menegaskan bahwa metode pendataan kini telah bertransformasi dari sistem manual menjadi berbasis digital dengan menggunakan perangkat gawai (gadget), sehingga diharapkan dapat meningkatkan akurasi dan efisiensi pengumpulan data di lapangan.

Diakhir sambutannya, Dedy berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan serius dan menerapkan ilmu yang diperoleh saat bertugas di lapangan.

“Kami berharap para petugas mampu memotret kondisi yang sebenarnya di lapangan secara objektif dan jernih. Bukan hanya usaha yang terlihat secara fisik, tetapi juga usaha daring berbasis digital atau teknologi informasi (IT) yang saat ini berkembang pesat. Fokuslah mengikuti pelatihan agar ilmu yang diperoleh dapat diterapkan secara maksimal saat pendataan berlangsung,” tandasnya. (Ludfi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here