Beranda Palembang Ketua BK DPRD Sumsel Respons Isu Viral Oknum Dewan: Silakan Bawa Bahannya

Ketua BK DPRD Sumsel Respons Isu Viral Oknum Dewan: Silakan Bawa Bahannya

5
0
BERBAGI

PALEMBANG, BERITAANDALAS.COM – Terkait perkembangan isu yang menghebohkan publik mengenai seorang oknum perempuan yang bekerja sebagai anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan dari Fraksi Gerindra berinisial RN, yang diduga memiliki hubungan khusus dengan salah satu tersangka kasus dugaan korupsi Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank Sumsel Babel di Martapura, kini mendapat tanggapan langsung dari Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Sumatera Selatan.

Diketahui sebelumnya, pemberitaan terkait dugaan tersebut telah viral dan menjadi sorotan warganet. Beragam komentar pun membanjiri media sosial dalam beberapa hari terakhir.

Ketua BK DPRD Sumsel, Ir H Zulfikri Kadir, saat dikonfirmasi terkait perkembangan informasi tersebut, menyarankan agar seluruh bahan dan data yang dimiliki disampaikan langsung kepada BK DPRD Sumsel untuk dipelajari lebih lanjut.

“Isu, berita, narasi, cerita ini baru tahu dari awak (anda). Kalau cerita ini bisa dipertanggungjawabkan, silakan dibawa bahannya ke BK DPRD Sumsel. Dan akan kita pelajari, dalami,” tulis Zulfikri Kadir saat menanggapi persoalan tersebut, Jumat (8/5/2026).

Ia juga mengucapkan terima kasih atas informasi yang baru diketahuinya tersebut.

“Terima kasih atas info dan atensinya. Atas info saudara, saya langsung hunting mencari dari sumber-sumber yang lain,” ucapnya.

Dirinya juga menjelaskan bahwa BK DPRD pada prinsipnya memiliki kesiapan dan tugas dalam menjaga kehormatan lembaga.

“Berhubung berita dan cerita ini baru saya dapat dari anda, jadi belum dapat menanggapi lebih jauh terkait kesiapan dari BK. Pada prinsipnya tugas BK adalah menjaga kehormatan, martabat, moral, citra dan kredibilitas DPRD,” sambungnya.

Disisi lain, salah satu penggiat media sosial pemilik akun Facebook turut membagikan pemberitaan tersebut di media sosialnya yang memiliki sekitar 8,4 ribu pengikut. Dalam unggahannya, ia juga memberikan komentar terkait isu yang berkembang.

“Yang seperti ini hindari kerjaan seperti ini, padahal sudah DPRD masih saja suka dengan suami orang,” tulisnya di akun media sosial miliknya.

Tak ayal, beragam komentar pun membanjiri unggahan tersebut.

“Kerja enak, gaji besar, terkenal juga di publik dan sosmed, alangkah enaknya jadi DPRD,” tulis salah satu akun dalam kolom komentar.

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Jaringan Anti Korupsi Sumatera Selatan (Jakor Sumsel), Fatrianto TH SH menilai, isu yang berkembang di tengah publik tersebut harus disikapi secara serius dan terbuka agar tidak menimbulkan spekulasi liar di masyarakat.

“Kalau memang isu ini hanya sebatas rumor, tentu harus dibuktikan agar nama lembaga dan pribadi yang bersangkutan tidak terus menjadi konsumsi publik. Namun jika memang ada fakta-fakta yang mengarah pada dugaan pelanggaran etik ataupun kaitannya dengan perkara hukum, maka itu wajib ditelusuri secara terbuka,” tegasnya.

Ia juga meminta Badan Kehormatan DPRD Sumsel tidak menutup mata terhadap isu yang sudah terlanjur viral dan menjadi perhatian masyarakat luas.

“BK jangan hanya menjadi simbol penjaga marwah lembaga, tetapi harus benar-benar hadir menjawab keresahan publik. Sebab citra DPRD dipertaruhkan ketika isu seperti ini terus berkembang tanpa ada kejelasan,” tandasnya. (Tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here