Beranda Musi Rawas Utara A3M Gelar Aksi di Mapolres Muratara, Desak Penutupan Aktivitas PETI

A3M Gelar Aksi di Mapolres Muratara, Desak Penutupan Aktivitas PETI

46
0
BERBAGI

MUSI RAWAS UTARA, BERITAANDALAS.COM – Ratusan massa yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Muratara Menggugat (A3M) menggelar aksi unjuk rasa di Mapolres Musi Rawas Utara (Muratara), Rabu (26/8/2026).

Dalam aksi tersebut, massa mendesak aparat kepolisian segera menutup aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang dinilai merusak lingkungan dan meresahkan masyarakat. Aktivitas PETI disebut menjadi salah satu penyebab air Sungai Rawas menjadi keruh.

Koordinator aksi, Yongki, dalam orasinya mengatakan aktivitas PETI disejumlah kecamatan di Kabupaten Muratara telah berlangsung cukup lama dan berdampak terhadap kerusakan sungai, pencemaran lingkungan, serta keresahan masyarakat yang bergantung pada aliran Sungai Rawas.

“Kami datang ke sini bukan untuk rusuh. Kami minta negara hadir. Tutup PETI yang sudah merusak tanah dan air kami,” teriak Yongki.

Massa juga meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas pihak-pihak yang diduga terlibat dalam aktivitas PETI serta mengambil langkah untuk memulihkan kondisi Sungai Rawas.

“Usut tuntas para oknum yang terlibat PETI dan jernihkan air Sungai Rawas,” tegasnya.

Menurut Yongki, kondisi tersebut semakin menyulitkan masyarakat ketika musim kemarau. Sungai Rawas yang menjadi salah satu sumber air warga kini disebut mengalami kekeruhan dan pencemaran akibat aktivitas PETI dari wilayah hulu sungai.

“Kami masyarakat berharap komitmen penegakan hukum tidak berhenti pada dialog, tetapi diwujudkan dengan tindakan nyata di lapangan,” pungkasnya.

Aksi berlangsung tertib dengan pengawalan aparat kepolisian. Massa menyampaikan sejumlah tuntutan dan menyerahkan pernyataan sikap kepada pihak Polres Muratara.

Dalam aksinya, massa juga membawa spanduk yang berisi tuntutan agar Polres Muratara menindak tegas pelaku PETI tanpa pandang bulu serta menjalankan penegakan hukum secara konsisten.

Kapolres Muratara AKBP Rendi Surya Aditama yang menerima langsung massa mengatakan, pihaknya telah mendengar aspirasi yang disampaikan masyarakat. Ia menegaskan Polres Muratara berkomitmen melakukan penindakan terhadap berbagai aktivitas ilegal, termasuk PETI.

“Kami dengar aspirasi bapak dan ibu. Polres Muratara berkomitmen untuk melakukan penindakan terhadap aktivitas ilegal, termasuk PETI. Kami akan melakukan penyelidikan dan penegakan hukum sesuai prosedur,” ujar Rendi.

Kapolres menambahkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Muratara, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta instansi terkait untuk melakukan penertiban terhadap lokasi-lokasi yang diduga menjadi titik aktivitas PETI.

“Untuk yang sudah ditangkap, akan kita proses sesuai aturan yang berlaku. Penegakan hukum akan kami lakukan. Kami juga mengimbau masyarakat yang mengetahui aktivitas PETI agar melapor ke kantor polisi terdekat,” pungkasnya.

Kapolres memastikan penanganan aktivitas PETI akan dilakukan bersama seluruh leading sector, termasuk Satgas PETI, Pemkab Muratara, dan instansi terkait. (Sin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here