Beranda Hukum & Kriminal Emosi di Jalan Berujung Pidana, Pria Ini Pukul Pengendara Wanita Hingga Luka...

Emosi di Jalan Berujung Pidana, Pria Ini Pukul Pengendara Wanita Hingga Luka Robek

21
0
BERBAGI

PALEMBANG, BERITAANDALAS.COM – Aparat kepolisian bergerak cepat mengungkap kasus penganiayaan yang terjadi di Jalan Ariodila III, Kelurahan 20 Ilir IV, Kecamatan Ilir Timur I, Kota Palembang pada Jumat (27/3/2026) pagi.

Seorang pria berinisial HP (43), warga Kabupaten Banyuasin, diamankan tak lama setelah melakukan kekerasan terhadap korban F (41), seorang perempuan yang saat itu tengah mengendarai sepeda motor.

Peristiwa bermula sekitar pukul 07.10 WIB ketika korban berbelok ke arah Jalan Ariodila III. Tersangka yang berada di belakang korban membunyikan klakson secara berulang hingga memicu ketegangan. Cekcok di jalan pun tak terhindarkan dan berujung pada aksi kekerasan.

Dalam kondisi emosi, tersangka mendekati korban dan memukul wajahnya menggunakan tangan kosong. Pukulan tersebut mengenai bagian alis kiri korban hingga menyebabkan luka robek disertai pendarahan.

Warga sekitar yang menyaksikan kejadian segera turun tangan melerai dan mengamankan situasi sebelum petugas kepolisian tiba di lokasi.

Kapolsek Ilir Timur I Palembang Kompol Fitri Dewi Utami menegaskan, bahwa pihaknya langsung bertindak cepat setelah menerima laporan.

“Kami tidak mentolerir segala bentuk kekerasan di wilayah hukum kami. Tersangka telah diamankan dan saat ini sedang menjalani proses penyidikan oleh Unit Reskrim,” ujarnya, Ahad (29/3/2026).

Dalam proses penyidikan, polisi turut mengamankan barang bukti berupa jaket milik korban yang terdapat bercak darah. Selain itu, keterangan saksi-saksi serta hasil visum korban juga telah dikantongi penyidik.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 466 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan komitmen kepolisian dalam menindak tegas aksi kekerasan di ruang publik.

“Kami memastikan setiap laporan masyarakat ditindaklanjuti secara profesional. Tidak ada ruang bagi aksi premanisme maupun kekerasan jalanan di Sumatera Selatan,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap mengedepankan kesabaran dan etika saat berkendara, serta menghindari tindakan main hakim sendiri yang dapat berujung pada konsekuensi hukum. (Hera)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here